简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Polres Bontang Naikkan Kasus Aplikasi Trading ke Penyidikan
Ikhtisar:Polres Bontang menaikkan status perkara terkait aplikasi trading "Jalan X" ke tahap penyidikan. Sebanyak 47 pelapor dengan total kerugian mencapai Rp2,6 miliar.

Kasus Mencuat Juni 2026
Polres Bontang resmi menaikkan penanganan perkara terkait aplikasi trading “Jalan X” ke tahap penyidikan. Kasus yang mencuat pada Juni 2026 itu telah menyebabkan para pelapor mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Putu Ari Sanjaya mengatakan, peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan pelanggaran pidana yang berkaitan dengan aliran dana para pelapor.
47 Pelapor dan Kerugian Rp2,6 Miliar
Hingga kini, tercatat sebanyak 47 orang telah melapor dengan total kerugian mencapai Rp2,6 miliar. Para pelapor kembali mendatangi Satreskrim Polres Bontang untuk menyerahkan laporan tambahan sebagai penguat alat bukti dalam proses penyidikan yang sedang berjalan.
Kuasa hukum para pelapor, Lein Obet Budiman, meminta aparat penegak hukum mengusut kasus secara transparan dan segera menetapkan terlapor sebagai tersangka.
Pemeriksaan Aliran Dana dan Saksi Ahli
Pada tahap penyidikan, polisi akan kembali memanggil para saksi maupun terlapor. Pemeriksaan akan difokuskan pada pembuktian aliran uang dari pelapor kepada terlapor.
Setelah itu, polisi juga akan menghadirkan saksi ahli guna membuat terang perkara yang telah menjerat puluhan pelapor tersebut. Selain itu, penyidik akan meminta auditor menghitung total kerugian yang ditimbulkan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
